PASUPALI

Rabu, 06 Maret 2013

KONSEP DAN PERAN DATABASE DALAM SIM


Database adalah suatu kumpulan data terhubung (interrelated data) yang disimpan secara bersama-sama pada suatu media, tanpa mengatap satu sama lain atau tidak perlu suatu kerangkapan data (controlled redundancy) dengan cara tertentu sehingga mudah digunakan atau ditampilkan kembali; dapat digunakan oleh satu atau lebih program aplikasi secara optimal; data disimpan tanpa mengalami ketergantungan pada program yang akan menggunakannya; data disimpan sedemikian rupa sehingga penambahan, pengambilan, dan modifikasi dapat dilakukan dengan mudah dan terkontrol.
Keberhasilan suatu system informasi manajemen (SIM) sangat dipengaruhi oleh system database yang merupakan salah satu elemen penyusun system tersebut. Semakin lengkap, akurat, dan mudah dalam menampilakan kembali data-data yang termuat dalam system database, akan semakin meningkatkan kualitas SIM tersebut. Oleh karena itu sangatlah penting menyusun system database yang baik, yang mampu memenuhi kebutuhan data atau informasi pemakainya.
Sistem data base mempunyai beberapa criteria yang penting, yaitu:
a. Bersifat data oriented dan bukan program oriented
b. Dapat digunakan oleh beberapa program aplikasi tanpa perlu mengubah databasenya.
c. Dapat berkembang dengan mudah baik volume maupun strukturnya
d. Dapat memenuhi kebutuhan system baru secara mudah
e. Dapat digunakan dengan cara-cara yang berbeda
f. Kerangkapan data (data redundancy) minimal.
Keenam criteria tersebut membedakan secara nyata/jelas antara file database dan file tradisional yang bersifat program oriented, yaitu hanya dapat digunakan oleh satu program aplikasi; berhubungan dengan suatu persoalan tertentu untuk system yang direncanakan; perkembangan data hanya mungkin terjadi pada bolume data saja; kerangkapan data terlalu sering muncul/tidak terkontrol dan hanya dapat digunakan dengan satu cara tertentu saja.
Dua tujuan utama dari konsep database adalah:
- Meminimumkan pengulangan
- Mencapai independensi data
Independensi data adalah kemampuan untuk membuat perubahan dalam struktur data tanpa membuat perubahan pada program yang memproses data.
Elemen Sistem Database
Sistem database mempunyai beberapa elemen penyusun system. Elemen pokok penyusun system database adalah sebagai berikut:
A. Data base
B. Sofware (perangkat lunak)
C. Hardwere (perangkat keras)
D. Manusia (Brainware)

PERANAN SISTEM DATABASE
Sistem database sebagai komponen SIM
Sebagai infrastruktur SIM
Sistem data base mempunyai fungsi yang sangat penting didalam suatu SIM yaitu sebagai sumber atau penyedia utama kebutuhan data bagi para pemakai atau informasi bagi para pengambil keputusan. Sedangkan DBMS mempunyai fungsi pengolahan untuk memanipulasi data sehingga diperoleh suatu bentuk yang penting digunakan dalam pengambilan keputusan, yang selanjutnya disebut sebagai informasi. Keputusan ditetapkan oleh para manajer pada semua tingkat kegiatan manajemen untuk semua kegiatan subsistem fungsional yang ada.
Sebagai Sumber Informasi SIM
Beberapa contoh dukungan system database bagi perencanaan strategis adalah sebagai berikut:
a. Evaluasi kemampuan yang ada, yang dapat didasarkan atas data intern yang ditimbulkan oleh kebutuhan pengolahan operasional. Akan tetapi dalam hal ini perlu diikhtisarkan ke dalam suatu cara yang khusus untuk perencanaan.
b. Proyeksi kemampuan mendatang, yang dpat dikembangkan melalui data pada masa yang lampau dan kemudian diproyeksikan kemasa yang akan datang
c. Data tentang industry dan saingan merupakan data pasaran dasar yang mungkin bias/perlu direkam dalam database.
SEbagai Sarana untuk efisiensi SIM
Pada akhirnya tim pengembangan Sistem Informasi Manajemen harus merancang dan membangun system database yang cukup lengkap dan mampu memberi dukungan secara maksimal.
Sistem database dirancang dan dibangun dengan orientasi para pemakainya, artinya system database tersebut ditujukan untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan para pemakainya. Penggunaan system database didalam Sistem Informasi Manajemen akan memberi efisiensi bagi SIM tersebut
Sebagai sarana efektifitas SIM
Sistem database akan member dukungan bagi tercapainya efektifitas SIM karena data-data yang disusun dan disimpan dalam file-file system database adalah data yang benar(valid).

SOAL UTS 2012



SOAL UTS 2012A.

1.    Apa perbedaan atara data dan informasi? Jelaskan
2.     Jelaskan kebutuhan informasi tergantung oleh beberapa factor.jelaskan secara detail factor-faktor tersebut.
3.     Jelaskan secara detail peran basis data dalam system informasi.
4.     Jelaskan hirarki data dan berilah contohnya untuk setiap hirarki.
5.     Jelaskan keutungan-keuntungan dasis data.
6.     Jelaskan kekangan-kekangan dalam basis data berilah contohnya.
B. Buatlah basis data untuk kusus system informasi tertentu (kasus terserah anda).Jawaban meliputi:Deskripsi permasalahanBasis data keseluruhan.Basis data dan relasi untuk masing-masing pemaslahan.

Jawaban soal UTS.
1. ·        Data

  Data yaitu Bahan ket tentang kejadian2 nyata/fakta yg dirumuskan dalam sekelompok lambang tertentu yang tidak acak yg menunjukkan tindakan bersifat mentah digunakan untuk pengolahan lebih lanjut,bahan yg masih mentah harus diolah, ada yang rapi karenah disimpan di gudang atau masih acak-acakkan sampai harus ditambang.
  Data adalah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan. Data bisa berujut suatu keadaan, gambar, suara, huruf, angka, berupa catatan2 dlm kertas, buku, atau tersimpan sbg file BD ataupun simbol-simbol lainnya yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk melihat lingkungan, obyek, kejadian ataupun suatu konsep.
Informasi
merupakan hasil pengolahan dari sebuah model, formasi, organisasi, ataupun suatu perubahan bentuk dari data yang memiliki nilai tertentu, dan bisa digunakan untuk menambah pengetahuan bagi yang menerimanya. Dalam hal ini, data bisa dianggap sebagai obyek dan informasi adalah suatu subyek yang bermanfaat bagi penerimanya. Informasi juga bisa disebut sebagai hasil pengolahan ataupun pemrosesan data.
·        Informasi
      Merupakan hasil pengolahan data sehinga menjadi bentuk yg penting bagi penerimanya & mempunyi kegunaan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan yg dapat dirasakan akibatnya secara logis (saat itu juga) atau tdk logis (pada saat mendatang)
      Contoh:
  daftar pegawai berdasarkan departemen
  daftar pegawai berdasarkan golongan
  rekapitulasi transaksi pembelian akhir bulan
  rekapitulasi transaksi penjualan akhir bulan, etc

2.     Kebutuhan informasi Tergantung pada factor.
          1. Fungsi operasional
          2. Kegiatan manajemen
          3. Pembuatan keputusan.
·        Perbedaan kebutuhan informasi terletak pd
·        isi
·        Isi informasi untuk setiap fungsi operasional tergantung pada fungsi
·        Contoh
·        isi informasi untuk pemasaran
<> 
·        isi informasi untuk personalia
·        Ciri informasi yg dibutuhkan
·        Ciri informasi yg dibutuhkan tergantung pada tidak kegiatan manajemen.
·        Informasi untuk top management
<>    
·        Informasi untuk middle management
          <>
     ·         Informasi untuk lower management.



1.       PERANAN DATABASE
Sistem database sebagai komponen SI
Sebagai infrastruktur SI
Sistem data base mempunyai fungsi yang sangat penting didalam suatu SIM yaitu sebagai sumber atau penyedia utama kebutuhan data bagi para pemakai atau informasi bagi para pengambil keputusan. Sedangkan DBMS mempunyai fungsi pengolahan untuk memanipulasi data sehingga diperoleh suatu bentuk yang penting digunakan dalam pengambilan keputusan, yang selanjutnya disebut sebagai informasi. Keputusan ditetapkan oleh para manajer pada semua tingkat kegiatan manajemen untuk semua kegiatan subsistem fungsional yang ada.
Sebagai Sumber Informasi SI
Beberapa contoh dukungan system database bagi perencanaan strategis adalah sebagai berikut:
a. Evaluasi kemampuan yang ada, yang dapat didasarkan atas data intern yang ditimbulkan oleh kebutuhan pengolahan operasional. Akan tetapi dalam hal ini perlu diikhtisarkan ke dalam suatu cara yang khusus untuk perencanaan.
b. Proyeksi kemampuan mendatang, yang dpat dikembangkan melalui data pada masa yang lampau dan kemudian diproyeksikan kemasa yang akan datang
c. Data tentang industry dan saingan merupakan data pasaran dasar yang mungkin bias/perlu direkam dalam database.
SEbagai Sarana untuk efisiensi SI
Pada akhirnya tim pengembangan Sistem Informasi Manajemen harus merancang dan membangun system database yang cukup lengkap dan mampu memberi dukungan secara maksimal.
Sistem database dirancang dan dibangun dengan orientasi para pemakainya, artinya system database tersebut ditujukan untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan para pemakainya. Penggunaan system database didalam Sistem Informasi Manajemen akan memberi efisiensi bagi SIM tersebut
Sebagai sarana efektifitas SI
Sistem database akan member dukungan bagi tercapainya efektifitas SIM karena data-data yang disusun dan disimpan dalam file-file system database adalah data yang benar (valid).
4.      Data harus disusun secara teratur agar pengolahannya dapat dilakukan dengan baik dan efisien. Pengorganisasian data dapat dibagi dalam enam tingkatan, yaitu sebagai berikut :
A.   Bit adalah suatu sistem angka biner yang terdiri atas dua macam nilai saja, yaitu 0 dan 1. Sistem angka biner merupakan dasar dasar yang dapat digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin (komputer) yang merupakan sekumpulan komponen elektronik dan hanya dapat membedakan dua keadaan saja (on dan off). Jadi bit adalah unit terkecil dari pembentuk data.
B.   Byte adalah bagian terkecil yang dapat dialamatkan dalam memori. Byte merupakan sekumpulan bit yang secara konvensional terdiri atas kombinasi 8 bit. Satu byte digunakan untuk mengkodekan satu buah karakter dalam memori.
Contoh:
Kode Ascii untuk J ialah 10101010. Jadi byte adalah kumpulan bit yang membentuk satu karakter (huruf, angka, atau tanda). Dengan kombinasi 8 bit, dapat diperoleh 256 karakter (= 2 pangkat 8).
C.   Field / atribut / data item  adalah unit terkecil yang disebut data. Field merupakan sekumpulan byte yang mempunyai makna.
-  fixed length field, memiliki ukuran yang tetap.
- variabel length fieldfield-field dalam record dapat memiliki ukuran berbeda.
Contoh:
Joni yang merupakan field nama.  Jadi field ibarat kumpulan karakter yang membentuk suatu kata.
D.   Data agregate sekumpulan field / atribut / data item dengan ciri tertentu & diberi nama
Contoh: Tempat-TanggalLahir:
Tempat lahir à Char
Tanggal lahir à Date
E.   Record  adalah kumpulan Field / atribut / data item yang secara logic saling berhubungan terhadap obyek tertentu. Setiap record dapat dikenali oleh sesuatu yang mengenalinya, yaitu field kunci. Gambar 1 merupakan contoh dari record. Jadi record ibarat kumpulan kata yang membentuk satu kalimat yang berarti, misal gambar 1 mewakili kalimat: Joni memenmpuh mata kuliah MIS (kode IS101) dengan nilai A.








fixed length record, semua field dalam record memiliki ukuran yang tetap.
- Variabel length record, field-field dalam record dapat memiliki ukuran berbeda (metode penandaan yang digunakan adalah : end of record marker, indikator panjang, dan tabel posisi record).
F.   File adalah kumpulan record yang sejenis dan secara logic/relasi berhubungan yang tersimpan dalam memory sekunder. Pembuatan dan pemeliharaan file adalah faktor yang sangat penting dalam sistem informasi manajemen yang memakai komputer. Jadi tabel ibarat kumpulan baris/record yang membentuk satu tabel yang berarti, misal gambar 2 mewakili tabel nilai mata kuliah MIS.

G.   Basis data, merupakan sekumpulan dari bermacam-macam tipe record yang memiliki hubungan antar record dan rinci data terhadap obyek tertentu.
H.   Database Systems:
a)    BD
b)   Pemakai
c)    Perancang & pengelola
d)   Teknik perancangan & pengelolaan
e)    Komputer.
Database merupakan kumpulan file-file yang berhubungan secara logis dan digunakan secara rutin pada operasi-operasi sistem informasi manajemen. Semua database umumnya berisi elemen-elemen data yang disusun ke dalam file-file yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi data untuk kegunaan tertentu. Jadi, suatu database adalah menunjukkan suatu kumpulan tabel yang dipakai dalam suatu lingkup perusahaan atau instansi untuk tujuan tertentu. Contoh suatu database adalah database akademik yang berisi file-file: mahasiswa, dosen, kurikulum, dan jadwal yang diperlukan untuk mendukung operasi sistim informasi akademik. Contoh suatu database sederhana ditunjukkan oleh gambar 3. 


1.      Keuntungan Basis Data.
1.   kerangkapan data dapat di minimalkan 
jika file file basis data dalam program aplikasi di ciptakan oleh perancang yang berbeda pada waktu yang              berselang cukup lama maka beberapa bagian data akan mengalamni kerangkapan .pengembangan basis  data  yang sesuai dengan definisi basis data seperti di muka dapat menghindarkan terjadinya kerangkapan data tersebut.
2.   inkonsistensi data di hindari
basis data yang terbebas dari kerangkapan data akan terhindar dari munculnya data data yang tidak konsisten
3.   data dalam basis data dapat di gunakan secara bersama
dalam rangka meningkatkan kenerja sistem dan untuk memperoleh respon waktu yang cepat , beberpa sistem mengijinkan banyak pemakai mengupdate data secara simultan.salah satu alasan mengapa basis dat asi bangun adalah karena nantinya data tersebut di gunakan oleh banyak pemakai , baik secara bersamaan maupun dalam waktu yang berbeda atau di akses oleh program program aplikasi berbeda.semua ini memungkinkan terjadi jika data data yang di olah tidak tergantung dan tidak menyatu dengan program , tetapi terlepas dalam sebuah kelompok data.
4.   standarisasi data dapat di lakukan
definisi file basis data di dalam kamus data memungkinkan dilakukanya standarisasi data dalam basis data..sekalipun demikian, pada implementasinya seringkali standarisasi data tidak culup di lakukan dapa definisi file basis data .masih perku di lakukan proses standarisasi lebih lanjut atas nilai nilai rinci data melalui form input data.
5.   integritas data dapat terpelihara
integritas berhubungan dengan kinerja sisem agar dapat melakukan kendali kontrol pada semua bagian sistem sehingg sistem selalu beroperasi dalam pengendalian penuh.masalah integritas berhubungan dengan pengaendalian sistem yang di rancang dengan seksama agar sistem tersebut dapat beroperasi sesuai batasan dan aturan yang di terapkan
6.   pembatasan untuk keamanan data dapat diterapkan
data data dalam basis data dapat di atur sehingga hanya pemakai tertentu yang mempunyai wewenang saja yang  dapat mengaksesnya.
7.   perbedaaan kebutuhan data dapat di seimbangkan
detipa pemakai dalam sistem memiliki kebutuhan yang berbeda beda .pengembangan basis data yang benar mampu menyeimbangkan perbedaan kebutuhan tersebut karena secara konseptual akan menggunakan basis data yang sama.artikel sebelumnya.



SOAL UAS BASIS DATA



Soal
KONSEP BASIS DATA
 UAS 2012/2013



1.      A. apa yang simaksud dengan model RBDM?
b. sebutkan dan jelaskan jenis-jenis model basis data RDBM.
Jawaban:
a.      Model RBDM adalah  (Record Based Data Model) Model ini berdasarkan record/rekaman untuk menjelaskan kepada pemakai mengenai hubungan logik antar data dalam basis data.
b.      jenis-jenis model basis data RDBM
Terdiri dari :
 - Relational model
 - Hierarchycal model
 - network model
·         Model Relational
Dimana data serta hubungan antar data direpresentasikan oleh sejumlah table, dan masing -masing table terdiri dari beberapa kolom yang namanya unique. Model ini berdasarkan notasi teori himpunan (set theory), yaitu relation.
·         Model Hirarki
Dimana data serta hubungan antar data direpresentasikan dengan record dan link (pointer), dimana record-record tersebut disusun dalam bentuk tree (pohon), dan masing-masing node pada tree tersebut merupakan record/grup data elemen.
·         Model Jaringan
Mirip dengan hirarkical model, dimana data dan hubungan antar data direpresentasikan dengan record dan links. Perbedaannya terletak pada susunan record dan linknya yaitu network model menyusun record-record dalam bentuk graph.

2.      Apa yang dimaksud dengan tulisan di bahwa ini da jelaskan secara detail.
a.       Entity
b.      Atribute
c.       ER-D ( jelaskan jg kelbihan dan kekurangan ennry).
Jawaban:
a.      Entitiy yaitu merupakan objek yang mewakili sesuatu yang nyata dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain. Simbol dari entiti ini biasanya digambarkan dengan persegi panjang.
b.       Atribut yaitu  Setiap entitas pasti mempunyai elemen yang  disebut atribut yang berfungsi untuk mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut. Isi dari atribut mempunyai sesuatu yang dapat mengidentifikasikan isi elemen satu dengan yang lain. Gambar atribut diwakili oleh simbol elips.
c.       ER-D yaitu  merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi.
ERD berfungsi untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, untuk menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan simbol


3.      Jelaskan yng di maksud dengan yg tertlis di bahwa ini dan berilah contohnya:
a.       Candidate key
b.      Primary key
c.       Foring key
d.      Alternative key
Jawaban:
a)     Candidate key /CK yaitu  Satu atau gabungan minimal atribut bersifat unik yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi setiap record dalam relasi. Candidate Key (kunci calon) adalah salah satu rangkaian yang mempunyai nilai unik untuk membedakan atau mengidentifikasi  nilai-nilai kombinasi yang unik diantara semua kejadian yang spesifik dari entetitas. Candidat key ini tidak boleh berisi atribut dari tabel yang lain. kombinasi dari atribut yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi secara unik rekor database tanpa data apapun yang asing. Setiap tabel dapat memiliki satu atau lebih candidate key.
 
Contoh:
File pegawai berisi attribute
Ø  no induk
Ø  No ktp
Ø  Nama
Ø  Tempat lahir
Ø  Tanggal lahir
Ø  Alamat
Ø  Kota
Kunci kandidat disini adalah:
Ø  No induk
Ø  No ktp

    Primary Key / PK yaitu  Bagian dari CK yang dipilih / digunakan sebagai kunci utama dalam relasi.
Primary Key (kunci utama) adalah atribut Merupakan candidate key yang telah dipilih untuk mengidentifikasi setiap record secara unik. Primary key harus merupakan field yang benar-benar unik dan tidak boleh ada nilai NULL. Pengertian lainya Primary Key adalah suatu nilai dalam basis data yang digunakan untuk mengidentifikasi suatu baris dalam table. Primary key, salah satu atrribut dari candidat key dapat dipilih menjadi primary key dengan 3 kriteria sbb :
Ø  Key tersebut lebih natural untuk dijadikan acuan
Ø  Key tersebut lebih sederhana
Ø  Key tersebut cukup uniqe
database tanpa data apapun yang asing. Setiap tabel dapat memiliki satu atau lebih candidate key.
Contoh:
File pegawai berisi attribute
Ø  no induk
Ø  No ktp
Ø  Nama
Ø  Tempat lahir
Ø  Tanggal lahir
Ø  Alamat
Ø  Kota
No induk dan no ktp adalah kunci calon (Candidate Key) dan untuk kunci utama (primary key) adalah salah satu yang dipilih dari kunci calon. Misalnya No. induk di jadikan primary key, maka primary key nya adalah no induk.

c)      Foreign Key / FK atau bias dibilang (Kunci tamu / kunci asing) Satu atau gabungan sembarang atribut yang menjadi PK dalam relasi lain yang mempunyai hubungan secara logic.
Jika sebuah primary key terhubungan ke table/entity lain, maka keberadaan primary key pada entity tersebut di sebut sebagai foreign key. Foreign key adalah Sebuah kumpulan field dalam satu relasi yang digunakan untuk me“refer” (menunjuk) ke suatu baris (tuple) pada relasi yang lain (harus berkorespondensi dengan primary key pada relasi yang kedua), seperti: ‘logical pointer’. Sedangkan hubungan antara keduanya (primary key dan foreign key) di jelaskan sebagai berikut,“Primary Key” adalah field kunci / utama dari suatu tabel yang menunjukkan bahwa field yang menjadi kunci tersebut tidak bisa diisi dengan data yang sama, atau dengan kata lain Primary key menjadikan tiap record memiliki identitas sendiri-sendiri yang membedakan satu sama lainnya (unik).“Foreign key” adalah satu attribute yang melengkapi satu relationship yang menunjukan ke induknya, dengan kata lain keduanya saling berkaitan. Perhatikan gambar berikut.


d)    Alternate Key / AK yaitu Bagian dari CK yang tidak dipilih / digunakan sebagai kunci utama dalam relasi.
Alternate key Adalah candidate key yang tidak terpilih. Misal : dalam suatu entity terdapat dua field yang bisa dijadikan sebagai kunci. Sementara yang boleh dijadikan kunci hanya satu, maka anda harus memilih salah satu. Field yang anda pilih, disebut primary key, sedangkan field yang tidak dipilih disebut dengan alternate key.
Contoh:
File pegawai berisi attribute
Ø  no induk
Ø  No ktp
Ø  Nama
Ø  Tempat lahir
Ø  Tanggal lahir
Ø  Alamat
Ø  Kota
No induk dan no ktp adalah kunci calon (Candidate Key) dan untuk kunci utama (primary key) adalah salah satu yang dipilih dari kunci calon. Misalnya No. induk di jadikan primary key, maka primary key nya adalah no induk. Dan untuk no ktp menjadi alternate key.

4.      a. Apa ug di maksud dengan anomaly?jelaskan penyebabnya.
b. jelaskan jenis-jenis anomaly tersebut.
Jawaban:
a.    Anomali adalah proses pada basis data yang memberikan efek samping yang tidak diharapkan, misalnya menyebabkan ketidak konsistenan data atau membuat sesuatu data menjadi hilang ketika data lain dihapus. Anomaly merupakan penyimpangan-penyimpangan atau error atau inkonsistensi data yang terjadi pada saat dilakukan proses delete, insert ataupun modify dalam suatu basis data.
-          Penyebab:
·         Kerangkapan data
·         ketergantungan antar rinci data
b.     -   Delete anomaly
Proses penghapusan suatu nilai rinci data yang mengakibatkan hilangnya informasi rinci data lain yang tidak mempunyai kerelasian secara logic.
-          insert anomaly
Proses penyisipan suatu nilai rinci data yang mengakibatkan perlunya penyisipan pada nilai rinci data lain yang tidak mempunyai kerelasian secara logic.
-          update anomaly
proses mengubah suatu nilai rinci data yang mengakibatkan perlunya pengubahan pada nilai rinci data lain yang tidak mempunyai kerelasian secara logic.



5.      A. Apa yg dimaksud dengan normalisari data?
B. jelaskan langkah-langkah normalisasi data.
Jawaban:
a.       Normalisasi merupakan teknik untuk mengelompokkan atribut dari suatu relasi sehingga membentuk struktur relasi yang baik(tanpa adanya redudansi). Normalisasi dalam suatu database biasanya hanya mencapai N3(Normalisasi Ketiga), dibawah ini merupakan urutan Normalisasi.
b.      1. N1(Normalisasi Pertama) Mempunyai aturan
-  Mendefinisikan primary key
- Tidak ada grup yang berulang
- Semua non-primary key bergantung pada primary key

2. N2(Normalisasi Kedua) Mempunyai aturan
- Memenuhi aturan N1
- Tidak ada ketergantungan parsial
3. N3(Normalisasi Ketiga) Mempunyai aturan
- Memenuhi aturan N2
- Tidak ada ketergantungan transitif

Sebagai tambahan normal dalam suatu database sejatinya mencapai bentuk normal tertinggi dan bergerak dari bentuk normal 1 dan seterusnya untuk setiap kali membatasi hanya satu jenis redudansi. Jumlah normalisasi seluruhnya ada 5(Lima) dimana 3 bentuk normal pertama menekankan redudansi yang muncul dari Function Dependencies sedangkan N4 dan N5 menekankan redudansi yang muncul dari kasus Multi Valued Dependencies.

Berikut adalah cara singkat melakukan normalisasi
1. Normalisasi Pertama a.k.a N1, Hilangkan duplikasi dengan mencari ketergantungan parsial
2. Normalisasi Kedua a.k.a N2, Field-field yang tergantung pada satu field harus dipisah dengan tepat
3. Normalisasi Ketiga a.k.a N3, Cari hubungan transitif(transitive relation) dimana field non key tergantung pada field non key lainnya

Tabel yang sudah mencapai N3 sudah siap untuk diimplementasikan dalam sebuah proyek, sebenarnya masih ada bentuk normalisasi yang lain yaitu Normalisasi  Boyce-Codd dan N4. Jadi sebelum membuat suatu project normalisasikanlah database anda.

6.      A. Apa yg dimaksud dengan “ketergantungan data”dalam basis data.
B. Jelaskan jenis-jenis “Ketergantungan data” dan berilah contohnya.
Jawaban:
a.      ketergantungan data /Data dependence adalah terhadap struktur data karena memang demikian addanya. Yang tergantung kepada (perubahan) struktur data ini adalah aplikasi atau program.seehingga secara tidak langsung terdapat kaitan antara data-structure depence dengan data(structure) dependent application. Apabila terjadi peruubahan atau kesalahan pada program aplikasi maka pemakai tidak dapat mengakses data, dengan kelemahan tersebut, pemrosesan file tradisional kurang mempunyai keluwesan dan tidak mendukung pemakaian data bersama (data sharing). Hal ini menyebabkan tidak dapat dilakukannya pertukaran data antar aplikasi, dan sering terjadi terpaksa harus dilakukan pengetikan ulang data dari satu aplikasi ke aplikasi lain. Sehingga untuk mengatasi nya, dikenalkan konsep baru yang disebut basis data.






FD: R.X ®R.Y
FD: (Tour.No_Anggota, Tour.Tujuan, Tour.Tanggal)
            à (Tour.Nama_Anggota, Tour.Alamat_Lokal, Tour.Beaya)
-          Full Functionally Dependence / FFD
            Atribut Y mpy ketergantungan fungsional penuh thd atribut X,
            jk:
·         Y functionally dependency thd X
·         Y tdk functionally dependency thd bag ttt dr X
·         Notasi:
            FFD: R.X ®R.Y
            Keterangan:
            FFD     : Full Functionally Dependency
            R         : nama relasi
            X         : atribut penentu (determines), yi CK
            Y         : atribut  bergantung (dependent).



-          Transitive Dependence / TDF
            Atribut Z bergantung transitif thd X,
            jk:
Y functionally dependency thd X
Z functionally dependency thd Y
notasi:
            TDF: R.X ®R.Y®R.Z
Keterangan:
TDF     : Trancitive Dependency
R                     : nama relasi
X                     : atribut penentu (determines)
Y                     : atribut bergantung (dependent) thd X dan penentu thd Z
Z                      : atribut yg bergantung (dependent) thd Y



TDF: R.X ® R.Y ® R.Z
TDF: (Karyawan.NIK) ® (Karyawan.Golongan_Gaji) ® (Karyawan.Gaji_Pokok)

-          Total Dependence / TD
Atribut Y mengalami ketergantungan total thd atribut X,
jk:
·      Y functionally dependency thd X
·      X functionally dependency thd Y
·      notasi:
            TD: R.X «R.Y
            Keterangan:
            TD       : Total Dependency
            R         : nama relasi
            X         : atribut penentu (determines), & bergantung pd Y
            Y         : atribut bergantung (dependent) & penentu pd X.



TD: R.X « R.Y
TD: (Karyawan.Golongan_Gaji) « (Karyawan.Gaji_Pokok)