PASUPALI

Jumat, 23 November 2012

TIPE DATA


Tipe Data Sederhana
•Tipe bilangan bulat


TIPE BILANGAN REAL

Tipe data sederhana
•Tipe bilangan char ukurannya 1 byte
•Tipe boolean ukurannya 1 byte

Tipe Data Terstruktur Larik

   Adalah tipe terstruktur yg mempunyai komponen dlm jmlh yg tetap dan setiap komponen mempunyai tipe yang sama.
Sintaks :
type pengenal=Array[tipe_index] of tipe_data

Keterangan :
Pengenal adalah nama tipe data
Tipe_index adalah tipe data untuk nomor index serta menentukan banyaknya Komponen larik tersebut
Tipe adalah tipe data komponen

Tipe Data Terstruktur Rekaman

Sama dengan larik hanya saja pada rekaman setiap elemen bisa mempunyai tipe data yang berbeda satu sama lain.
Sintaks:
Type  pengenalrecord
         Field1 : tipe1;
        Field2 : tipe2;
        .
       Fieldn : tipen;
End;
Keterangan :
  pengenal  adalah pengenal yg menunjukkan tipe data yg akan 
dideklarasikan

  field1,fieldn adalah nama variabel yang akan digunakan

   tipe1,tipen   adalah sembarang tipe data yg telah dideklarasikan sebelumnya

Tipe Data Terstruktur Himpunan

•Adalah kumpulan obyek yg mempunyai tipe data yg sama dan urutan 
penulisannya tdk diperhatikan. Perbedaan dng larik pd himpunan selalu 
dioperasikan secara keseluruhan sebagai satu kesatuan.
•Sintaks :
type  pengenal = set of tipe_data ;
•Keterangan :
•  pengenal  adalah nama perubah/pengenal yg akan dinyatakan sbg tipe 
himp
•  tipe_data  adalah tipe data dari anggota himpunan , harus bertipe ordinal

Tipe Data Terstruktur Berkas


•File adalah kumpulan dari record.
•File digunakan agar data yg telah terkumpul dpt disimpan 
kedlm disk shg pemeliharaan data menjadi lebih mudah.
•Pemeliharaan data terdiri dari tambah data, lihat data, koreksi 
data, hapus data, dan cetak data.
•Program Pascal menyediakan 3 jenis file :
  1. file bertipe
  2. file teks
  3. file tak bertipe



STATEMEN KONDISIONAL

Statemen kondisional adalah statemen yang mengecek kondisi yang diberikan. Hasil dari statemen ini adalah nilai boolean true  atau false. Statemen kondisional menggunakan operator kondisional. Adapun operator kondisional yang digunakan adalah sebagai berikut:

No
Simbol
Fungsi
1.
=
Sama dengan
2.
<> 
Tidak sama dengan
3.
 >
Lebih dari
4.
< 
Kurang dari
5.
>=
Lebih dari atau sama dengan
6.
<=
Kurag dari atau sama dengan

Adapun statemen kondisional yang digunakan dalam Pascal adalah sebagai berikut:
a.       Kondisional Tunggal
Statemen kondisional tunggal adalah pengecekan kondisi dimana jika kondisi bernilai true, maka statemen akan dilakukan, dan tidak akan melakukan apapun jika kondisi bernilai false. Lihat syntax berikut:

IF <kondisi> then {statement atau deretan statemen}
Contoh:               
If umur>=17 then hak_pilih:=true;

Atau

If umur>=17 then
Begin
     hak_pilih:=true;
     writeln(‘Selamat anda berhak memilih dalam Pilkada’);
end;
Statemen diatas memperlihatkan bahwa jika kondisi umur>=17 maka akan diberikan nilai boolean true pada variabel hak_pilih. Jika bernilai false maka tidak melakukan apa-apa yang berarti variabel hak_pilih memiliki nilai awal yang telah diberikan.Pada contoh kedua, jika kondisi true maka akan ada dua statemen yang akan dikerjakan.

      b.       Kondisional Ganda
Statemen kondisional ganda adalah pengecekan kondisi dimana jika kondisi bernilai true maka akan mengerjakan blok statemen di bawahnya, dan jika statemen bernilai false maka  akan mengerjakan blok statemen di bawah kondisi false. Perhatikan syntaknya sebagai berikut:

IF <kondisi> then {statement atau deretan statemen BLOK 1}
Else  {statemen atau deretan statemen blok 2}

Contoh:               
If umur>=17 then
begin
hak_pilih:=true;
writeln(‘Selamat anda berhak memilih dalam Pemilu tahun ini’);
end
            else      writeln (‘maaf anda belum cukup umur’);

Dari contoh di atas dapat dilihat bahwa jika kondisi umur>=17 terpenuhi (bernilai true), makanakan dikerjakan blok statemen
begin
hak_pilih:=true;
writeln(‘Selamat anda berhak memilih dalam Pemilu tahun ini’);
end

Sementara jika kondisi bernilai false maka akan mengerjakan statemen
writeln (‘maaf anda belum cukup umur’);

   C.       Kondisional Majemuk
Statemen kondisional majemuk adalah pengecekan kondisi dimana kondisi yang diperiksa lebih dari satu, sehingga jika kondisi pertama bernilai true maka akan mengerjakan blok statemen di bawahnya, dan jika statemen bernilai false maka  akan dicek kondisi ke dua, jika kondisi kedua bernilai true mengerjakan blok statemen di bawah kondisi ke dua, jika kedua kondisi bernilai false maka akan mengerjakan blok ke 3. Kondisi yang diperikasa bisa lebih dari dua. Perhatikan syntaknya sebagai berikut:

IF <kondisi 1> then {statement atau deretan statemen blok 1}
Else IF <kondisi 2> then
 {statemen atau deretan statemen blok 2}
                Else
                                {statemen atau deretan statemen blok 3}

Contoh:               
                If menikah then hak_pilih:=true
            Else if umur>=17 then hak_pilih:=true
Else hak pilih:=false;
If hak_pilih then
writeln(‘Selamat anda berhak memilih dalam Pemilu tahun ini’)
            else      writeln (‘maaf anda belum memiliki hak pilih dalam pemilu tahun ini’);

Dari contoh di atas dapat dilihat bahwa jika kondisi menikah terpenuhi (variabel menikah bernilai boolean)  terpenuhi (bernilai true), maka akan dikerjakan statemen
hak_pilih:=true;

Sementara jika kondisi bernilai false maka akan dicek kondisi kedua, yaitu umur>=17. Jika statemen ini bernilai true maka akan mengerjakan statemen
hak_pilih:=true;
tetapi jika kondisi kedua pun bernilai false makan akan dikerjakan statemen
hak_pilih:=false;
Pada statemen berikutnya, akan dicek kondisi variabel hak_pilih. Ini adalah pengecekan tunggal. Jika kondisi bernilai true maka akan dicetak komentar

writeln(‘Selamat anda berhak memilih dalam Pemilu tahun ini’)
           
Tetapi jika kondisi bernilai false maka akan dikerjakan statemen di bawah ini:

            writeln (‘maaf anda belum memiliki hak pilih dalam pemilu tahun ini’);



D.       Penggunaan Case of
Penggunaan case <kondisi> of digunakan apabila pilihan yang digunakan sudah banyak dan bisa di kodekan, misal 1-10 atau a-f. Adapun syntak yang digunakan adalah sebagai berikut:

Kondisi 1
Kondisi 2
Kondisi 3
Kondisi 4
Kondisi 5

Case kondisi of
1: blok statemen 1
2:blok statemen 2
3:blok statemen 3
4:blok statemen 4
5: blok statemen 5
Penggunaan menu adalah salah satu contoh pemanfaatan case of. Perhatikan contoh program berikut untuk penggunaan case of.
program kondisi2;
uses wincrt;

const phi=3.14;
var pilih:char;
    jari,alas,tinggi:integer;
    luas,kel,vol:real;
  lagi:char;

begin
  {menggunakan switch of untuk kondisi yang multiple}
lagi:='y';
while lagi='y' do
begin
  writeln('            MENU PILIHAN');
  writeln('1.mencari luas lingkaran');
  writeln('2.mencari keliling lingkaran');
  writeln('3.mencari luas segitiga siku');
  writeln('4.mencari luas permukaan tabung');
  writeln('5.mencari volume bola');
  writeln('6.selesai');
  write('pilihan anda [1..6]-->');readln(pilih);
  case pilih of
  '1':
      begin
           writeln('masukkan jari-jari = ');
           readln(jari);
           luas:=phi*jari*jari;
           writeln('luas lingkaran dengan jari-jari  ',jari:6,' adalah =  ',luas:10:2);readln;
      end;
  '2':
      begin
   writeln('anda akan menghitung keliling lingkaran  ');
   write('masukkan jari-jari  ');readln(jari);
   kel:=2*phi*jari;
   writeln('keliling lingkaran dengan jari-jari ',jari,'  adalah ',kel:10:2);
        readln;
        end;
  '3':writeln('anda memilih pilihan tiga');
  '4':writeln('anda memilih pilihan empat');
  '5':
      begin
      writeln('anda memilih pilihan lima mencari volume bola');
      write('masukkan jari2 bola ');readln(jari);
      vol:=4/3*phi*jari*jari*jari;
      writeln('volume bola dengan jari2  ',jari,'  adalah ',vol:10:4);readln;
      end;
  '6':
    begin
         writeln('terimakasih');
   lagi:='t';
         halt;
         exit;
    end;
    end;
end;
  goto lagi;
end.
Dari contoh di atas dapat dilihat bagaimana penggunaan case of diterapkan dalam pilihan menu. 



Kamis, 22 November 2012

STATEMENT

1. Statemen adalah suatu expresi perintah yang lengkap yang diberikan pada program.
22Statemen adalah suatu expresi perintah yang lengkap yang diberikan pada program.
  3.

DIKTAT KULIAH PEMROGRAMAN DASAR

DIKTAT KULIAH
PEMROGRAMAN DASAR

Erna Kumalasari Nurnawati


PROGRAM STUDI
TEKNIK  INFORMATIKA S1
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
INSTITUT SAINS & TEKNOLOGI AKPRIND
YOGYAKARTA
2012

Selasa, 20 November 2012

Prosesor mengeksekusi program-program komputer

Prosesor mengeksekusi program-program komputer. Prosesor adalah sebuah chip dalam sistem komputer yang menjalankan instruksi-instruksi program komputer. Dalam setiap detiknya prosesor dapat menjalankan jutaan instruksi.
Program adalah sederetan instruksi yang diberikan kepada suatu komputer. Sedangkan proses adalah suatu bagian dari program yang berada pada status tertentu dalam rangkaian eksekusinya. Di dalam bahasan Sistem Operasi, kita lebih sering membahas proses dibandingkan dengan program. Pada Sistem Operasi modern, pada saat tertentu tidak seluruh program dimuat dalam memori, tetapi hanya satu bagian saja dari program tersebut. Sedangkan bagian lain dari program tersebut tetap beristirahat di media penyimpan disk. Hanya pada saat dibutuhkan saja, bagian dari program tersebut dimuat di memori dan dieksekusi oleh prosesor. Hal ini sangat menghemat pemakaian memori.
Beberapa sistem hanya menjalankan satu proses tunggal dalam satu waktu, sedangkan yang lainnya menjalankan multi-proses dalam satu waktu. Padahal sebagian besar sistem komputer hanya memiliki satu prosesor, dan sebuah prosesor hanya dapat menjalankan satu instruksi dalam satu waktu. Maka bagaimana sebuah sistem prosesor tunggal dapat menjalankan multi-proses? Sesungguhnya pada granularity yang sangat kecil, prosesor hanya menjalankan satu proses dalam satu waktu, kemudian secara cepat ia berpindah menjalankan proses lainnya, dan seterusnya. Sehingga bagi penglihatan dan perasaan pengguna manusia, seakan-akan prosesor menjalankan beberapa proses secara bersamaan.
Setiap proses dalam sebuah sistem operasi mendapatkan sebuah PCB (Process Control Block) yang memuat informasi tentang proses tersebut, yaitu: sebuah tanda pengenal proses (Process ID) yang unik dan menjadi nomor identitas, status proses, prioritas eksekusi proses dan informasi lokasi proses dalam memori. Prioritas proses merupakan suatu nilai atau besaran yang menunjukkan seberapa sering proses harus dijalankan oleh prosesor. Proses yang memiliki prioritas lebih tinggi, akan dijalankan lebih sering atau dieksekusi lebih dulu dibandingkan dengan proses yang berprioritas lebih rendah. Suatu sistem operasi dapat saja menentukan semua proses dengan prioritas yang sama, sehingga setiap proses memiliki kesempatan yang sama. Suatu sistem operasi dapat juga mengubah nilai prioritas proses tertentu, agar proses tersebut akan dapat memiliki kesempatan lebih besar pada eksekusi berikutnya (misalnya: pada proses yang sudah sangat terlalu lama menunggu eksekusi, sistem operasi menaikkan nilai prioritasnya).

Status Proses

Jenis status yang mungkin dapat disematkan pada suatu proses pada setiap sistem operasi dapat berbeda-beda. Tetapi paling tidak ada 3 macam status yang umum, yaitu:
  1. Ready, yaitu status dimana proses siap untuk dieksekusi pada giliran berikutnya
  2. Running, yaitu status dimana saat ini proses sedang dieksekusi oleh prosesor
  3. Blocked, yaitu status dimana proses tidak dapat dijalankan pada saat prosesor siap/beba

SISTEM OPERASI

  • SISTEM OPERASI

Operating system placement-id.svg
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web. Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi.
Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi software terinstall. Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web. Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem OperasiKalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.
Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:1. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
2. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
4. Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
5. Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.

Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:
1. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
2. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
4. Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
5. Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.
Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:

1. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
2. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
4. Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
5. Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.
Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:

1. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
2. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
4. Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
5. Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.


Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu (misalnya DOS), tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti ini disebut sebagai Multi-tasking Operating System (misalnya keluarga sistem operasi UNIX). Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS
Sebagai contoh, yang dimaksud sistem operasi itu antara lain adalah Windows, Linux, Free BSD, Solaris, palm, symbian, dan sebagainya.


Layanan inti umum



Seiring dengan berkembangnya Sistem Operasi, semakin banyak lagi layanan yang menjadi layanan inti umum. Kini, sebuah OS mungkin perlu menyediakan layanan jaringan dan koneksi internet, yang dulunya tidak menjadi layanan inti umum. Sistem Operasi juga perlu untuk menjaga kerusakan sistem komputer dari gangguan program perusak yang berasal dari komputer lainnya, seperti virus. Daftar layanan inti umum akan terus bertambah.
Program saling berkomunikasi antara satu dengan lainnya dengan Antarmuka Pemrograman Aplikasi, Application Programming Interface atau disingkat dengan API. Dengan API inilah program aplikasi dapat berkomunikasi dengan Sistem Operasi. Sebagaimana manusia berkomunikasi dengan komputer melalui Antarmuka User, program juga berkomunikasi dengan program lainnya melalui API.
Walaupun demikian API sebuah komputer tidaklah berpengaruh sepenuhnya pada program-program yang dijalankan diatas platform operasi tersebut. Contohnya bila program yang dibuat untuk windows 3.1 bila dijalankan pada windows 95 dan generasi setelahnya akan terlihat perbedaan yang mencolok antara program tersebut dengan program yang lain.