SOAL
UTS 2012A.
1. Apa
perbedaan atara data dan informasi? Jelaskan
2. Jelaskan
kebutuhan informasi tergantung oleh beberapa factor.jelaskan secara detail
factor-faktor tersebut.
3. Jelaskan
secara detail peran basis data dalam system informasi.
4. Jelaskan
hirarki data dan berilah contohnya untuk setiap hirarki.
5. Jelaskan
keutungan-keuntungan dasis data.
6. Jelaskan
kekangan-kekangan dalam basis data berilah contohnya.
B. Buatlah basis data untuk kusus system informasi
tertentu (kasus terserah anda).Jawaban meliputi:Deskripsi permasalahanBasis data keseluruhan.Basis data dan relasi untuk masing-masing
pemaslahan.
Jawaban
soal UTS.
1. ·
Data
Data
yaitu Bahan ket tentang kejadian2 nyata/fakta yg dirumuskan dalam sekelompok lambang tertentu yang tidak acak yg menunjukkan tindakan bersifat mentah
digunakan untuk pengolahan lebih lanjut,bahan
yg masih mentah harus diolah, ada yang rapi karenah disimpan di gudang atau
masih acak-acakkan sampai harus ditambang.
Data adalah sesuatu yang belum mempunyai
arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan. Data bisa
berujut suatu keadaan, gambar, suara, huruf, angka, berupa catatan2 dlm kertas, buku, atau
tersimpan sbg file BD ataupun
simbol-simbol lainnya yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk melihat
lingkungan, obyek, kejadian ataupun suatu konsep.
Informasi
merupakan
hasil pengolahan dari sebuah model, formasi, organisasi, ataupun suatu
perubahan bentuk dari data yang memiliki nilai tertentu, dan bisa digunakan
untuk menambah pengetahuan bagi yang menerimanya. Dalam hal ini, data bisa
dianggap sebagai obyek dan informasi adalah suatu subyek yang bermanfaat bagi
penerimanya. Informasi juga bisa disebut sebagai hasil pengolahan ataupun
pemrosesan data.
·
Informasi
◦
Merupakan hasil pengolahan data sehinga menjadi
bentuk yg penting bagi penerimanya & mempunyi kegunaan sebagai dasar dalam
pengambilan keputusan yg dapat dirasakan akibatnya secara logis (saat itu juga)
atau tdk logis (pada saat mendatang)
◦
Contoh:
daftar
pegawai berdasarkan departemen
daftar pegawai
berdasarkan golongan
rekapitulasi
transaksi pembelian akhir bulan
rekapitulasi
transaksi penjualan akhir bulan, etc
2.
Kebutuhan informasi Tergantung pada factor.
1. Fungsi operasional
2. Kegiatan manajemen
3. Pembuatan keputusan.
·
Perbedaan kebutuhan informasi terletak pd
·
isi
·
Isi informasi untuk setiap fungsi
operasional tergantung pada fungsi
·
Contoh
·
isi informasi untuk pemasaran
<>
·
isi informasi untuk personalia
·
Ciri informasi yg dibutuhkan
·
Ciri informasi yg dibutuhkan tergantung pada
tidak kegiatan manajemen.
·
Informasi untuk top management
<>
·
Informasi untuk middle management
<>
·
Informasi untuk lower management.
1. PERANAN
DATABASE
Sistem database sebagai komponen SI
Sebagai infrastruktur SI
Sistem
data base mempunyai fungsi yang sangat penting didalam suatu SIM yaitu sebagai
sumber atau penyedia utama kebutuhan data bagi para pemakai atau informasi bagi
para pengambil keputusan. Sedangkan DBMS mempunyai fungsi pengolahan untuk
memanipulasi data sehingga diperoleh suatu bentuk yang penting digunakan dalam
pengambilan keputusan, yang selanjutnya disebut sebagai informasi. Keputusan
ditetapkan oleh para manajer pada semua tingkat kegiatan manajemen untuk semua
kegiatan subsistem fungsional yang ada.
Sebagai Sumber Informasi SI
Beberapa
contoh dukungan system database bagi perencanaan strategis adalah sebagai
berikut:
a. Evaluasi kemampuan yang ada, yang dapat didasarkan atas data intern yang
ditimbulkan oleh kebutuhan pengolahan operasional. Akan tetapi dalam hal ini
perlu diikhtisarkan ke dalam suatu cara yang khusus untuk perencanaan.
b. Proyeksi kemampuan mendatang, yang dpat dikembangkan melalui data pada masa
yang lampau dan kemudian diproyeksikan kemasa yang akan datang
c. Data tentang industry dan saingan merupakan data pasaran dasar yang mungkin
bias/perlu direkam dalam database.
SEbagai Sarana untuk efisiensi SI
Pada
akhirnya tim pengembangan Sistem Informasi Manajemen harus merancang dan
membangun system database yang cukup lengkap dan mampu memberi dukungan secara
maksimal.
Sistem database dirancang dan dibangun dengan orientasi para pemakainya,
artinya system database tersebut ditujukan untuk memenuhi berbagai macam
kebutuhan para pemakainya. Penggunaan system database didalam Sistem Informasi
Manajemen akan memberi efisiensi bagi SIM tersebut
Sebagai
sarana efektifitas SI
Sistem database akan member
dukungan bagi tercapainya efektifitas SIM karena data-data yang disusun dan
disimpan dalam file-file system database adalah data yang benar (valid).
4. Data harus disusun secara teratur agar
pengolahannya dapat dilakukan dengan baik dan efisien. Pengorganisasian data
dapat dibagi dalam enam tingkatan, yaitu sebagai berikut :
A.
Bit adalah suatu sistem angka biner yang terdiri
atas dua macam nilai saja, yaitu 0 dan 1. Sistem angka biner merupakan dasar
dasar yang dapat digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin (komputer)
yang merupakan sekumpulan komponen elektronik dan hanya dapat membedakan dua
keadaan saja (on dan off). Jadi bit adalah unit terkecil dari pembentuk data.
B.
Byte adalah bagian terkecil yang dapat dialamatkan dalam memori. Byte merupakan sekumpulan bit yang secara konvensional terdiri atas
kombinasi 8 bit. Satu byte digunakan untuk mengkodekan satu buah
karakter dalam memori.
Contoh:
Kode
Ascii untuk J ialah 10101010. Jadi byte adalah kumpulan bit yang membentuk
satu karakter (huruf, angka, atau tanda). Dengan kombinasi 8 bit, dapat
diperoleh 256 karakter (= 2 pangkat 8).
C.
Field / atribut / data
item adalah unit terkecil
yang disebut data. Field merupakan sekumpulan byte yang mempunyai makna.
- fixed length field, memiliki ukuran yang tetap.
- variabel length field, field-field
dalam record dapat memiliki ukuran berbeda.
Contoh:
Joni
yang merupakan field nama. Jadi field ibarat kumpulan karakter yang
membentuk suatu kata.
D.
Data agregate sekumpulan
field / atribut / data item dengan ciri tertentu & diberi nama
Contoh: Tempat-TanggalLahir:
Tempat lahir Ã
Char
Tanggal lahir Ã
Date
E. Record adalah
kumpulan Field / atribut / data
item yang secara logic saling berhubungan terhadap obyek tertentu. Setiap record
dapat dikenali oleh sesuatu yang mengenalinya, yaitu field kunci. Gambar 1
merupakan contoh dari record. Jadi record ibarat kumpulan kata yang membentuk
satu kalimat yang berarti, misal gambar 1 mewakili kalimat: Joni memenmpuh mata
kuliah MIS (kode IS101) dengan nilai A.
- fixed length record,
semua field dalam record memiliki ukuran yang tetap.
- Variabel length record,
field-field dalam record dapat memiliki ukuran berbeda (metode penandaan yang
digunakan adalah : end of record marker, indikator panjang, dan tabel posisi record).
F. File adalah kumpulan record yang sejenis dan secara logic/relasi berhubungan
yang tersimpan dalam memory sekunder. Pembuatan dan pemeliharaan file adalah
faktor yang sangat penting dalam sistem informasi manajemen yang memakai
komputer. Jadi tabel ibarat kumpulan baris/record yang membentuk satu tabel
yang berarti, misal gambar 2 mewakili tabel nilai mata kuliah MIS.
G. Basis
data, merupakan sekumpulan dari
bermacam-macam tipe record yang memiliki hubungan antar record dan rinci data
terhadap obyek tertentu.
H. Database Systems:
a)
BD
b)
Pemakai
c)
Perancang & pengelola
d)
Teknik perancangan & pengelolaan
e)
Komputer.
Database merupakan kumpulan file-file yang berhubungan secara
logis dan digunakan secara rutin pada operasi-operasi sistem informasi
manajemen. Semua database umumnya berisi elemen-elemen data yang disusun ke
dalam file-file yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur
tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan
manipulasi data untuk kegunaan tertentu. Jadi, suatu database adalah
menunjukkan suatu kumpulan tabel yang dipakai dalam suatu lingkup perusahaan
atau instansi untuk tujuan tertentu. Contoh suatu database adalah database
akademik yang berisi file-file: mahasiswa, dosen, kurikulum, dan jadwal yang
diperlukan untuk mendukung operasi sistim informasi akademik. Contoh suatu
database sederhana ditunjukkan oleh gambar 3.
1.
Keuntungan Basis Data.
1.
kerangkapan
data dapat di minimalkan
jika file file basis
data dalam program aplikasi di ciptakan oleh perancang yang berbeda pada waktu
yang berselang cukup lama maka
beberapa bagian data akan mengalamni kerangkapan .pengembangan basis data
yang sesuai dengan definisi basis data seperti di muka dapat
menghindarkan terjadinya kerangkapan data tersebut.
2.
inkonsistensi
data di hindari
basis data yang terbebas
dari kerangkapan data akan terhindar dari munculnya data data yang tidak
konsisten
3.
data
dalam basis data dapat di gunakan secara bersama
dalam rangka
meningkatkan kenerja sistem dan untuk memperoleh respon waktu yang cepat ,
beberpa sistem mengijinkan banyak pemakai mengupdate data secara simultan.salah
satu alasan mengapa basis dat asi bangun adalah karena nantinya data tersebut di
gunakan oleh banyak pemakai , baik secara bersamaan maupun dalam waktu yang
berbeda atau di akses oleh program program aplikasi berbeda.semua ini
memungkinkan terjadi jika data data yang di olah tidak tergantung dan tidak
menyatu dengan program , tetapi terlepas dalam sebuah kelompok data.
4.
standarisasi
data dapat di lakukan
definisi file basis data
di dalam kamus data memungkinkan dilakukanya standarisasi data dalam basis
data..sekalipun demikian, pada implementasinya seringkali standarisasi data
tidak culup di lakukan dapa definisi file basis data .masih perku di lakukan
proses standarisasi lebih lanjut atas nilai nilai rinci data melalui form input
data.
5.
integritas
data dapat terpelihara
integritas berhubungan
dengan kinerja sisem agar dapat melakukan kendali kontrol pada semua bagian
sistem sehingg sistem selalu beroperasi dalam pengendalian penuh.masalah
integritas berhubungan dengan pengaendalian sistem yang di rancang dengan
seksama agar sistem tersebut dapat beroperasi sesuai batasan dan aturan yang di
terapkan
6.
pembatasan
untuk keamanan data dapat diterapkan
data data dalam basis
data dapat di atur sehingga hanya pemakai tertentu yang mempunyai wewenang saja
yang dapat mengaksesnya.
7.
perbedaaan
kebutuhan data dapat di seimbangkan
detipa pemakai dalam
sistem memiliki kebutuhan yang berbeda beda .pengembangan basis data yang benar
mampu menyeimbangkan perbedaan kebutuhan tersebut karena secara
konseptual akan menggunakan basis data yang sama.artikel sebelumnya.