PASUPALI

Sabtu, 06 April 2013

Cara Buat Text Box

Biasanya text box digunakan untuk mempamerkan kod html banner, kod html widget, text atau apa-apa sahaja yang anda ingin kongsi dengan pengunjung blog. 

Contohnya banner blog seperti yang ditunjukkan di bawah. Jika anda ingin bertukar banner dengan blogger lain, anda haruslah menyediakan kod html banner blog anda bagi memudahkan blogger lain mengambil kod banner tersebut untuk di pasang pada blog mereka. Untuk itu, penggunaan aplikasi text box adalah diperlukan.


Terdapat pelbagai jenis text box yang boleh anda pilih. Tiap-tiap jenis text box telah disediakan kod dalam kotak masing-masing, anda cuma perlu copy sahaja. Untuk "select all kod", hanya dengan sekali klik pada text box :




Istilah Pengukuran Statistik


1. Apa yang dimaksud mean, median dan modus?
  • Mean adalah rata-rata hitung. Penghitungannya dengan cara semua nilai skor dibagi jumlah data (dalam penelitian yang dimaksud adalah jumlah responden)
  • Median (Me) adalah nilai tengah dari data yang telah diurutkan (disusun) mulai dari data terkecil sampai data terbesar, atau sebaliknya dari data terbesar sampai data terkecil.
  • Modus atau Mode (Mo) adalah nilai dari data yang mempunyai frekuensi tertinggi atau nilai yang sering muncul dalam kelompok data.
2. Apa yg disebut regresi dan varians?
  • Regresi atau peramalan/pendugaan adalah proses memperkirakan secara sistematis tentang apa yang mungkin terjadi di masa yang akan datang berdasarkan informasi (data) masa lalu dan sekarang yang dimiliki agar kesalahan dapat diperkecil.
  • Regresi dapat juga diartikan sebagai usaha memperkirakan perubahan.
  • Regresi mengemukakan tentang keingintahuan apa yang terjadi di masa depan untuk memberikan kontribusi menentukan keputusan yang terbaik.
  • Kegunaan regresi dalam penelitian salah satunya adalah untuk meramalkan atau memprediksi variabel terikat (Y) apabila variabel bebas (X) diketahui. Selain itu regresi juga dapat digunakan untuk mengetahui bentuk hubungan dua variabel berbentuk linier (garis lurus) atau tidak linier.
  • Varians adalah rata-rata hitung deviasi kuadrat setiap data terhadap rata-rata hitungnya. Dalam penelitian ini menggunakan varians sampel, varians sampel adalah deviasi kuadrat dari dari setiap data rata-rata hitung terhadap semua data dalam sampel. Fungsinya untuk mengetahui tingkat penyebaran atau variasi data.
  • Standar deviasi adalah akar kuadrat dari varians dan menunjukan standar penyimpangan data terhadap nilai rata-ratanya.
3. Apa kegunaan koefisien korelasi?
  • Dalam statistik korelasi diberi pengertian sebagai hubungan antara dua variabel atau lebih. Hubungan dua variabel dikenal dengan istilah bivariate correlation, sedangkan hubungan antar lebih dari dua variabel disebut multivariate correlation
  • Koefisien korelasi adalah sebuah angka yang dapat dijadikan petunjuk untuk mengetahui seberapa besar kekuatan korelasi di antara variabel yang sedang diselidiki korelasinya.
  • Angka koefisien korelasi berkisar antara 0 sampai dengan ± 1.00 (artinya paling tinggi ± 1.00 dan paling rendah 0). Tanda plus minus pada angka koefisien korelasi ini fungsinya hanya untuk menunjukan arah korelasi. Apabila angka koefisien korelasi bertanda plus (+) maka korelasi tersebut positif dan arah korelasi satu arah, sedangkan Apabila angka koefisien korelasi bertanda negatif (-) maka korelasi tersebut negatif dan arah korelasi berlawanan arah.serta apabila angka koefisien korelasi = 0, maka hal ini menujukan tidak ada korelasi.
  • Contoh hubungan satu arah: Kenaikan gaji diikuti dengan jumlah konsumsi.
  • Contoh hubungan yang berlawanan arah: makin meningkatnya harga barang diikuti dengan menurunnya jumlah permintaan.
  • Kegunaan korelasi 1) untuk mencari bukti terdapat tidaknya hubungan (korelasi) antar variabel. 2) bila sudah ada hubungan, untuk melihat/mengetahui besarnya tingkat keeratan hubungan antar variabel (variabel bebas dengan variabel terikat atau variabel bebas dengan variabel bebas), dan 3) untuk memperoleh kejelasan dan kepastian apakah hubungan tersebut signifikan (berarti/meyakinkan) atau tidak signifikan (tidak berarti atau tidak meyakinkan).
4. Apa guna korelasi parsial dan korelasi multiple?
  • Guna korelasi parsial dinukan untuk menganalisis atau mengetahui hubungan antara variabel independen dan dependen, dimana salah satu variabelnya dibuat tetap/dikendalikan atau dikontrol. Jadi korelasi parsial merupakan angka yang menunjukan arah dan kuatnya hubungan antara dua variabel atau lebih setelah satu variabel yang diduga dapat mempengaruhi hubungan variabel tersebut dikontrol/dikendalikan untuk dibuat tetap keberadaannya.
  • Korelasi multiple atau korelasi ganda/jamak adalah hubungan antara dua atau lebih variabel bebas secara bersama-sama dengan satu variabel terikat.
5. Bagaimana cara mengukur/mengetahui derajat signifikan?
  • Dapat diketahui dari tabel distribusi t atau F atau tabel r (koefisien korelasi)
  • Menentukan dan menghitung nilai uji statistik yang digunakan, contoh mencari thitung atau F hitung kemudian dibandingkan dengan t tabel atau F tabel untuk mengetahui signifikan atau tidak signifikan.
6. Apa yang dimaksud dgn derajat signifikan?
  • Derajat signifikan adalah kesalahan taksiran, umumnya dinyatakan dalam peluang yang berbentuk persentase. Biasanya dalam penelitian kesalahan taksiran ditetapkan terlebih dahulu. Umumnya yang digunakan adalah 5% dan 1%. atau taraf kepercayaan umumnya 95% dan taraf kesalahan 5% atau α = 0,05 dan taraf kesalahan 1% atau α = 0,01. Dengan kata lain suatu kesimpulan dari data sampel yang akan diberlakukan untuk populasi itu mempunyai peluang kesalahan dan kebenaran (kepercayaan) yang dinyatakan dalam bentuk prosentase. Bila peluang kesalahan atau α = 5% maka taraf kepercayaan 95%. Peluang kesalahan dan kepercayaan ini disebut dengan taraf signifikansi.
7. Apa kegunaan derajat signifikan ?
  • Kegunaan derajad signifikan sebagai pedoman untuk menentukan atau mencari nilai tabel yang sesuai dengan uji statistik yang digunakan. Dalam penelitian ini digunakan uji t untuk uji hipotesis sederhana dan uji F untuk uji hipotesis ganda.
  • Hasil perhitungan uji statistik dibandingkan dengan nilai derajad signifikan, dengan kriteria tertentu. Jika hasil uji statistik lebih besar nilai derajad signifikan maka dinyatakan terdapat hubungan antara X dengan Y.
8. Apa beda uji signifikan dan uji linearitas?
  • Bedanya pada uji signifikansi, kriteria uji adalah apabila Fhitung > Ftabel, maka persamaan regresi dinyatakan signifikan sedangkan pada uji linearitas apabila Fhitung <>
9. Bagaimana cara mengukur X1X2 terhadap Y ?
  • Diukur menggunakan korelasi produk momen. Untuk mengukur X dengan Y menggunakan korelasi sederhana, untuk mengetahui signifikansi menggunakan uji t, sedangkan untuk mengukur X1X2 secara bersama-sama dengan Y menggunakan korelasi ganda untuk mengetahui signifikansi menggunakan uji F.

Senin, 01 April 2013


Program SPSS V.16

PSS adalah software khusus statistik yang beredar sekarang, SPSS adalah yang paling populer dan paling banyak digunakan pemakai di seluruh dunia. SPSS banyak dipakai dalam berbagai riset pasar, pengendalian dan perbaikan mutu  (qualitiy improvement)  serta riset-riset sains. Kepopuleran SPSS ini dijadikan sebagai alat untuk pengolahan data.
SPSS adalah singkatan dari  Statistical Package for the Social Sciences, sekarang diperluas untuk melayani berbagai jenis user, seperti untuk proses produksi dipabrik, riset ilmu-ilmu sains dan lainnya. Sekarang kepanjangan SPSS adalah  Statistical Product and Service Solutions. Hingga saat sekarang produk SPSS telah dipakai dalam berbagai bidang seperti ilmu keuangan, retail, telekomunikasi, farmasi, broadcasting, militer, database marketing, riset pemasaran, peramalan bisnis, penilaian kredit,  customer relationship, penilaian kepuasan konsumen (customer satisfaction) dan sebagainya.
Selain perangkat lunak yang digunakan untuk membantu memprediksi analisa data, Dengan software ini dapat membantu saat melakukan olah data yang berkaitan dengan pembuatan skripsi maupun tesis
Untuk download SPSS 16 DISINI

Rabu, 20 Maret 2013

PROGRAM DATA MAHASISWA DENGAN TYPE DATA TERSTRUKTUR(Record di dalam Record)

Program Data_Mahasiswa;
Uses wincrt;

{------------TYPE RECORD------------}

  Type Tabel_Mhs = Record
     nim : String;
     nama: String;
     tgl : String;
  End;

  Type Tabel_MK = Record
     kode_MK : String;
     Nama_MK : String;
     jum_SKS : Integer;
  End;

  Type Tabel_Nilai = Record
     tugas     : Real;
     UTS       : Real;
     UAS       : Real;
     nil_Angka : Real;
     nil_Huruf : Char;
  End;

Var
  Mhs  : Array[1..20] of Tabel_Mhs;  
  MK   : Array[1..20] of Tabel_MK;
  Nilai: Array[1..20] of Tabel_Nilai;
  Angka: Real;
  i, n : Integer;


  {---PROCEDURE INPUT DATA MAHASISWA---}

     Procedure Mahasiswa;
     Begin
      With Mhs[i] do
        Begin          
          write('Nim Mahasiswa    : ');readln(nim);
          write('Nama Mahasiswa   : ');readln(nama);
          write('tgl lahir        : ');readln(tgl);
          Writeln;
        End;
      End;

  
  {---PROCEDURE INPUT MATAKULIAH---}

      Procedure Mata_Kuliah;
      Begin
       With MK[i] do
         Begin
           Write('Kode Mata Kuliah : ');readln(kode_MK);
           Write('Nama Mata Kuliah : ');readln(Nama_MK);
           Write('Jumlah SKS       : ');readln(jum_SKS);
           Writeln;
         End;
      End;


  {---FUNCTION HITUNG NILAI ANGKA---}

      Function Nilai_Mhs(tugas,UTS,UAS : Real; Var nil_Angka : Real) : Real; 
      Begin
        nil_Angka:= (0.2 * tugas) + (0.3 * UTS) + (0.5 * UAS);
        Nilai_Mhs:= nil_Angka;
      End;


{-----------PROGRAM UTAMA----------}

Begin
Write('Jumlah Data : ');readln(n);
Writeln;
For i:= 1 to n do
Begin
Writeln('Data',i);
Writeln('-------');
Mahasiswa;
Mata_Kuliah; 

With Nilai[i] do
   Begin
     Write('Nilai Tugas      : ');readln(tugas);
     Write('Nilai UTS        : ');readln(UTS);
     Write('Nilai UAS        : ');readln(UAS);
     Writeln('Nilai Angka      : ',Nilai_Mhs(tugas,UTS,UAS,nil_Angka):0:2);
     Angka:=Nilai_Mhs(tugas,UTS,UAS,nil_Angka);

      if Angka >= 81 then
         nil_Huruf:= 'A'
      Else if Angka >= 71 then
         nil_Huruf:= 'B'
      Else if Angka >= 61 then
         nil_Huruf:= 'C'
      Else if Angka >= 51 then
         nil_Huruf:= 'D'
      Else if Angka < 51 then
         nil_Huruf:= 'E';
     
     Writeln('Nilai Huruf      : ',nil_Huruf);readln;
   End;
 End;


{---MENAMPILKAN DATA DALAM BENTUK TABEL---}

Begin
Clrscr;
gotoxy(1,2);Writeln('DATA REPORT':45);
gotoxy(1,4);Writeln('[----][-------------][---------------][-----------][-----------][-------][-----]');
gotoxy(1,5);Writeln('[ NO ][     NIM     ][      Nama     ][  Kode MK  ][  Nama MK  ][  N.A  ][ N.H ]');
gotoxy(1,6);Writeln('[----][-------------][---------------][-----------][-----------][-------][-----]');

For i:= 1 to n do
 Begin
  gotoxy(1,6+i);Write('[    ][             ][               ][           ][           ][       ][     ]');
  gotoxy(3,6+i);Write(i);
  gotoxy(9,6+i);Write(Mhs[i].nim);
  gotoxy(24,6+i);Write(Mhs[i].nama);
  gotoxy(41,6+i);Write(Mk[i].Kode_MK);
  gotoxy(54,6+i);Write(Mk[i].nama_MK);
  gotoxy(67,6+i);Write(Nilai[i].nil_Angka:0:2);
  gotoxy(77,6+i);Write(Nilai[i].nil_Huruf);
 End;             
End;

End.

PROGRAM KASIR

Program Kasir;
uses wincrt;
var nama_barang : array[1..20] of string;
harga : array[1..20] of real;
banyak : array[1..20] of byte;
kata,grs :string;
x,y,i,j :byte;
Jum_Harga,Total_Harga,disc,Total_Bayar,uang :real;
begin
clrscr;
grs:='===============================================================';
kata:='Program Kasir';
x:=round((78-length(kata))/2);
gotoxy(x,2);writeln(kata);
x:=round((78-length(grs))/2);
gotoxy(x,3);write(grs);
{-----------------------------}
gotoxy(x,4);write('Data Belanja');
gotoxy(x,5);write(grs);
gotoxy(x,6);writeln('| No | Nama Barang       | Harga Satuan  |Banyak  | Jumlah Harga |');
gotoxy(x,7);write(grs);
{--------------------------------------------------------------------}
i:=0;
Total_Harga:=0;
repeat
i:=i+1;
gotoxy(x,7+i);write('| ',i);
gotoxy(x+5,7+i);write('|');
gotoxy(x+7,7+i);readln(Nama_barang[i]);
if Nama_Barang[i] <>'' then begin
gotoxy(x+25,7+i);write('|');
gotoxy(x+28,7+i);readln(Harga[i]);
gotoxy(x+28,7+i);writeln(Harga[i]:10:2);
gotoxy(x+41,7+i);write('|');
gotoxy(x+44,7+i);readln(Banyak[i]);
gotoxy(x+50,7+i);write('|');
Jum_Harga:=Harga[i]*Banyak[i];
gotoxy(x+53,7+i);writeln(Jum_Harga:10:2);
gotoxy(x+65,7+i);writeln('|');
Total_Harga:=Total_Harga+Jum_Harga ; end;
until nama_barang[i]='';
{--------------------------------------------------------------------}
disc:=0;
if (Total_Harga > 10000) and (Total_Harga <100000) then
disc:=0.05 * Total_Harga
else
if (Total_Harga >= 100000 ) then
disc:=0.1 *Total_Harga;
{--------------------------------------------------------------------}
kata:='Faktur Penjualan';
y:=round((78-length(kata))/2);
gotoxy(y,2);writeln(kata);
j:=i-1;
gotoxy(x,8+j);write(grs);
gotoxy(x,8+j+1);write('Total Belanja :');
gotoxy(x+53,8+j+1);write(Total_Harga:10:2);
gotoxy(x,8+j+2);write('Discount :');
gotoxy(x+53,8+j+2);write(disc:10:2);
gotoxy(x,8+j+3);write(grs);
gotoxy(x,8+j+4);write('Total Bayar setelah discount :');
Total_Bayar:=Total_Harga-disc;
gotoxy(x+53,8+j+4);write(Total_Bayar:10:2);
gotoxy(x,8+j+5);write('Uang diBayar');
gotoxy(x+53,8+j+5);readln(Uang);
gotoxy(x+53,8+j+5);writeln(Uang:10:2);
gotoxy(x,8+j+6);Write(grs);
gotoxy(x,8+j+7);write('Uang Kembali');
gotoxy(x+53,8+j+7);write(Uang-Total_Bayar:10:2);
end.

MENGHITUNG BILANGAN GANJIL DAN GENAP

program marless;
uses wincrt;
var
j_ganjil, j_genap, b_ganjil, b_genap : integer;
jum, bil, b, x: integer;

begin
 writeln('***************************************************************');
        writeln('     Program Menghitung Bilangan Ganjil dan Bilangan Genap     ');
        writeln('       Proses Akan Berhenti Jika Bilangan sama dengan 10       ');
 writeln('***************************************************************');
        writeln;
 writeln('[-------][------------][------------][-----------][-----------]');
 writeln('[  Bil  ][  J.Ganjil  ][  B.Ganjil  ][  J.Genap  ][  B.Genap  ]');
 writeln('[-------][------------][------------][-----------][-----------]');
 gotoxy(4,9);readln(bil);
        writeln;
 
     if bil mod 2 <> 0 then
     b:= bil;
     if bil mod 2 <> 0 then
     jum:=1;
     if bil mod 2 = 0 then
     b:=0;
     if bil mod 2 = 0 then
            jum:=0;

     j_ganjil:= b + j_ganjil;
     b_ganjil:= jum + b_ganjil;

     gotoxy(17,9);write(b);
     gotoxy(30,9);write(jum);
 
     if bil mod 2 = 0 then
     b:= bil;
     if bil mod 2 = 0 then
     jum:=1;
     if bil mod 2 <> 0 then
            b:=0;
     if bil mod 2 <> 0 then
     jum:=0;

     j_genap:= b + j_genap;
     b_genap:= jum + b_genap;

     gotoxy(44,9);write(b);
     gotoxy(57,9);write(jum);

     gotoxy(1,9);write('[');
     gotoxy(9,9);write(']');
     gotoxy(10,9);write('[');
     gotoxy(23,9);write(']');
     gotoxy(24,9);write('[');
     gotoxy(37,9);write(']');
     gotoxy(38,9);write('[');
     gotoxy(50,9);write(']');
     gotoxy(51,9);write('[');
     gotoxy(63,9);writeln(']');


    while bil <> 10 do
    begin
        x:=x+1;
 gotoxy(4,9+x);readln(bil);
        
 begin
     if bil mod 2 <> 0 then
     b:= bil;
     if bil mod 2 <> 0 then
     jum:=1;
     if bil mod 2 = 0 then
     b:=0;
     if bil mod 2 = 0 then
            jum:=0;

     j_ganjil:= b + j_ganjil;
     b_ganjil:= jum + b_ganjil;

     gotoxy(17,9+x);write(b);
     gotoxy(30,9+x);write(jum);
 end;

        begin
     if bil mod 2 = 0 then
     b:= bil;
     if bil mod 2 = 0 then
     jum:=1;
     if bil mod 2 <> 0 then
            b:=0;
     if bil mod 2 <> 0 then
     jum:=0;

     j_genap:= b + j_genap;
     b_genap:= jum + b_genap;

     gotoxy(44,9+x);write(b);
     gotoxy(57,9+x);write(jum);
 end;
     gotoxy(1,9+x);write('[');
     gotoxy(9,9+x);write(']');
     gotoxy(10,9+x);write('[');
     gotoxy(23,9+x);write(']');
     gotoxy(24,9+x);write('[');
     gotoxy(37,9+x);write(']');
     gotoxy(38,9+x);write('[');
     gotoxy(50,9+x);write(']');
     gotoxy(51,9+x);write('[');
     gotoxy(63,9+x);writeln(']');
     end;
   writeln('[-------][------------][------------][-----------][-----------]');
   writeln(' Jumlah',j_ganjil:11,b_ganjil:12,j_genap:15,b_genap:12);


end.

Menggunakan Looping di dalam Array

program marless;
uses wincrt;
type larik=array[1..20] of integer;
var bil:larik;
i,n:byte;
kuad,akar:real;
ket,ket1,ket2:string;
lagi:char;

begin
lagi:='y';
repeat
begin
inc(n);
write ('Masukan bilangan bulat ke ',n,' ==> ');readln(bil[n]);
write('lagi<y/t>?');readln(lagi);
end
until (lagi<>'y');
writeln('----------------------------------------------------------------------');
writeln('No    Bilangan       Kuadrat      Akar       Pos/neg       gan/gen    ');
writeln('----------------------------------------------------------------------');
for i:=1 to n do
begin
     kuad :=sqr(bil[i]);
     if bil[i]<0 then ket :='imajiner' else akar:=sqrt (bil[i]);
     if bil[i]>0 then ket1:='positif' else if bil[i]<0 then ket1:='negatif' else ket1:='nol';
     if bil[i]=0 then ket2:='nol' else if (bil[i] mod 2 =0) then ket2:='genap' else ket2:='ganjil';
     write(i:2,'   ',bil[i]:4,'      ',kuad:6:0,'           ');
     if (bil[i]>=0) then write(akar:8:2) else write (ket);
     writeln('      ',ket1,'       ',ket2);
end;
writeln('---------------------------------------------------------------------');
writeln('TERIMAKASIH SUDAH MENCOBA');
end.

Senin, 18 Maret 2013

TENSE BAHASA INGGRIS DENGAN CONTOH KALIMAT NOMINAL DAN VERBAL

Tense Bahasa Inggris dengan contoh kalimat nominal dan verbal


A.        PAST FORMS
1        SIMPLE PAST TENSE
Simple past tense digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang terjadi pada waktu lampau.
            Bentuk Nominal
Form
Pattern
Example
+
S+Tobe (was,were)+O+Adv
I was in Production House last month
-
S+Tobe+Not+O+Adv
She was not a script writer.
?
Tobe+S+O+Adv
Were you a script writer three years ago?
            Bentuk Verbal
Form
Pattern
Example
+
S+V2+O+Adv
 I went to Invinite Studio last year.
-
S+Did+Not+V1+O+Adv
I did not go to Invinite Studio last year.
?
Did+S+V1+O+Adv
Did you go to Invinite Studio Last year?

2        PAST CONTINUOUS TENSE
Past Continuous Tense digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang sedang berlangsung pada waktu lampau ketika kejadian lain   terjadi.
            Bentuk Nominal
Form
Pattern
Example
+
S+Tobe (was,were)+Being+O+Adv
He was being a design character in Pixar.
-
S+Tobe+Not+O+Adv
He wasn't being a design character in Pixar.
?
Tobe (was,were)+S+O+Adv
Was he being a design character in Pixar?
            Bentuk Verbal
Form
Pattern
Example
+
S+Tobe (was,were)+V-ing+O+Adv
I was drawing character at PoliMedia.
-
S+Tobe+Not+V-ing+O+Adv
I was not drawing character at PoliMedia.
?
Tobe (was,were)+S+V-ing+O+Adv
Were you modelling 3d character in my house ?

3        PAST PERFECT TENSE
Past perfect tense digunakan untuk menerangkan suatu perbuatan atau peristiwa yang sudah selesai dilakukan pada waktu lampau.
           
Bentuk Nominal
Form
Pattern
Example
+
S+Had+Been+O+Adv
They had been at Kompas GramediaStudio since morning
-
S+Had+Not+Been+O+Adv
They had not been at Kompas Gramedia Studio since morning.
?
Had+S+Been+O+Adv
Had you been at Kompas GramediaStudio since morning ?
            Bentuk Verbal
Form
Pattern
Example
+
S+Had+V3+O+Adv
I had left before the art director come.
-
S+Had+Not+V3+O+ADv
I hadn’t left before the art director come.
?
Had+S+S3+O+Adv
Had you left before the art director come?

4        PAST PERFECT CONTINUOUS TENSE
Past Perfect Continuous Tense digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang sudah dimulai pada waktu lampau dan masih berlangsung terus hingga pada waktu yang lampau pula.
            Bentuk Nominal
Form
Pattern
Example
+
S+Had+Been+Being+O+Adv
I had been being a modeling character since 2010
-
S+Had+Not+Been+Being+O+Adv
I had not been being a modeling character since 2010.
?
Had+S+Been+Being+O+Adv
Had you been being a Scriptwritersince 2008?
            Bentuk Verbal
Form
Pattern
Example
+
S+Had+Been+V-ing+O+Adv
Also an award – winning independent film maker, his short animated film subjects had been seen in festival and retrospectives around the world
-
S+Had+Not+Been+V-ing+O+Adv
We had not been studying digital painting for 6 months
?
Had+S+Been+V-ing++O+Adv
Had we been studying digital painting for 6 months?

B.         PRESENT FORMS
1.                
                                                 SIMPLE PRESENT TENSE

                    Simple present tense adalah suatu bentuk kalimat yang menyatakan suatu bentuk perbuatan
             atau peristiwa yang terjadi pada saat sekarang atau kejadian yang merupakan kebiasaan sehari-hari

            Bentuk Nominal
Form
Pattern
Example
+
S+tobe (am, is, are)+O+Adv
You are a Storyboard Artist.
-
S+tobe (am, is, are)+not+O+Adv
You are not a Storyboard Artist.
?
Tobe+S+O/C
Do you a Storyboard Artist?
           
Bentuk Verbal
Form
Pattern
Example
+
S+V1+O+Adv
You make an animation at Alpha Studio.
-
S+Do/Does+Not+V1+Adv
You do not make an animation atAlpha Studio
?
Do/Does+S+V1+O+Adv
Do you make an animation at AlphaStudio?

2.         PRESENT CONTINUOUS TENSE
Present Continuous Tense digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang sedang berlangsung dan belum selesai di waktu sekarang.
            Bentuk Nominal:
Form
Pattern
Example
+
S+tobe (am,is,are)+Being+O+Adv
You are being a Producer.
-
S+tobe(am,is,are)+not+Being+O+Adv
You are not being a Producer.
?
Tobe (am,is,are)+S+Being+O+Adv
Are you being a Producer ?
            Bentuk Verbal:
Form
Pattern
Example
+
S+Tobe (Is,am,are)+V-ing+O+Adv
She is creating animation in Studio.
-
S+Tobe (Is,am,are)+Not+V-ing+O+Adv
She is not creating animation in Studio.
?
Tobe (is,am,are)+S+V-ing+O+Adv
Is she creating animation in Studio ?

3.         PRESENT PERFECT TENSE
Present perfect tense digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang telah selesai di waktu sekarang.
            Bentuk Nominal
Form
Pattern
Example
+
S+Have/Has+Been+O+Adv
She has been in the Universalstudio since yesterday
-
S+Have/Has+Not+Been+O+Adv
She has not been in theUniversal studio since yesterday
?
Have/Has+S+Been+O+Adv
Has she been in the Universalstudio since yesterday ?
            Bentuk Verbal           
Form
Pattern
Example
+
S+Have/Has+V3+O+Adv
I have made an animation 2D for along time
-
S+Have/Has+Not+V3+O+Adv
I have not made an animation 2Dfor along time
?
Have/Has+S+V3+O+Adv
Have you made an animation 2Dfor along time ?

4.         PRESENT PERFECT CONTINUOUS TENSE
Present Perfect Continuous Tense digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang dimulai dari waktu lampau dan masih terus berlangsung hingga waktu sekarang.
            Bentuk Nominal :
Form
Pattern
Example
+
S+Have/Has+Been+Being+O+Adv
I have been being an animator since I was 18 years old
-
S+Have/Has+Not+Been+Being+O+Adv
I haven’t been being an animator since I was 18 years old
?
Have/Has+S+Been+Being+O+Adv
Have I been an animator since I was 18 years old ?

            Bentuk Verbal
Form
Pattern
Example
+
S+Have/Has+Been+V-ing+O+Adv.
J. Stuart Blackton has been making stop motion animation since 1900.
-
S+Have/Has+Not+Been+V-ing+O+Adv
J. Stuart Blackton has not been making stop motion animation since 1900.
?
Have/Has+S+Been+V-ing+O+Adv
Has he been making stop motion animation since 1900?

C.        FUTURE FORMS

1        SIMPLE FUTURE TENSE
Simple Future Tense digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang terjadi pada waktu yang datang.
            Bentuk Nominal
Form
Pattern
Example
+
S+Will/Shall+Be+O+Adv
Michael will be an animatortommorow
-`
S+Will/Shall+Not+Be+O+Adv
Michael will not be an animator tommorow
?
Will/Shall+S+Be+O+Adv
Will Michael be an animator tommorow?
            Bentuk Verbal
Form
Pattern
Example
+
S+Will/Shall+V1+O+Adv
Yessi will come to Universal Studio next year.
-
S+Will/Shall+Not+V1+O+Adv
Yessi will not come to Universal Studio next year
?
Will/Shall+S+V1+O+Adv
Will Yessi come to Universal Studio next year?

2        FUTURE CONTINUOUS TENSE
Future Continuous Tense digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang akan sedang berlangsung di waktu tertentu di masa yang akan datang.
            Bentuk Nominal
Form
Pattern
Example
+
S+Will/Shall+Be+Being+O+Adv
I will be being a professionalstoryboard artist
-
S+Will/Shall+Not+Be+Being+O+Adv
I will not be being aprofessional storyboard artist
?
Will/Shall+S+Be+Being+O+Adv
Will you be being a professionalstoryboard artist?
            Bentuk Verbal
Form
Pattern
Example
+
S+Will/Shall+Be+V-ing+O+Adv
Reinhard will be modeling a character last week
-
S+Will/Shall+Not+Be+V-ing+O+Adv
Reinhard will not be modeling a character last week
?
Will/Shall+S+Be+V-ing+O+Adv
Will Reinhard be modeling a character last week?

3.         FUTURE PERFECT TENSE
Future Perfect Tense digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang sudah dimulai pada waktu lampau dan segera selesai pada waktu yang akan datang.
            Bentuk Nominal
Form
Pattern
Example
+
S+Will/Shall+Have+Been+O+Adv
I will have been at Production House by the end of the week
-
S+Will/Shall+Not+Have+Been+O+Adv
I will not have been atProduction House by the end of the week
?
Will/Shall+S+Have+Been+O+Adv
Will you have been Production House by the end of the week?
            Bentuk Verbal
Form
Pattern
Example
+
S+Will?Shall+Have+V3+O+Adv
We shall have arrived in Studio animation at 10.00 o’clock.
-
S+Will/Shall+Not+Have+V3+O+Adv
We shall not have arrived inStudio animation at 10.00 o’clock.
?
Will/Shall+S+Have+V3+O+Adv
Shall We have arrived in Studio animation at 10.00 o’clock?

4        FUTURE PERFECT CONTINUOUS TENSE
Future Perfect Continuous Tense digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang sudah dimulai pada waktu lampau tetapi masih   ada kemungkinan dilanjutkan pada waktu yang akan datang.
            Bentuk Nominal
Form
Pattern
Example
+
S+Will/Shall+Have+Been+O+Adv
I will have been a famousstoryboard artist within twentyyears ahead.
-
S+Will/Shall+Not+Have+Been+O+Adv
I will not have been a famousstoryboard artist within twentyyears ahead.
?
Will/Shall+S+Have+Been+O+Adv
will I have been a famousstoryboard artist within twentyyears ahead?
            Bentuk Verbal
Form
Pattern
Example
+
S+Will/Shall+Have+Been+V-ing+O-Adv
We will have been creating a stop motion animation for two years by next years.
-
S+Will/Shall+Not+Have+Been+V-ing+O+Adv
We will not have been creating a stop motion animation for two years by next years.
?
Will/Shall+S+Have+Been+V-ing-O+Adv
Will We have been creating a stop motion animation for two years by next years?

C.        PAST FUTURE FORMS

1.         SIMPLE PAST FUTURE TENSE
Past Future Tense digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang akan terjadi pada waktu lampau.
            Bentuk Nominal
Form
Pattern
Example
+
S+Would/Should+Be+O+Adv
we should be there last month
-
S+Would/Should+Not+Be+O+Adv
we shouldn’t be there last month
?
Would/Should+S+Be+O+Adv
Sould we be there last month?
            Bentuk Verbal
Form
Pattern
Example
+
S+Would/Should+V1+O+Adv
you should creat animatio if you are still tired
-
S+Would/Should+Not+V1+O+Adv
You should not creat animation if you are still tired
?
Would/Should+S+V1+O+Adv
should you creat animation if you are still  tired ?

2        PAST FUTURE CONTINUOUS TENSE
Past Future Perfect Continuous Tense digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang akan sudah sedang berlangsung pada waktu lampau.
            Bentuk Nominal
Form
Pattern
Example
+
S+Would/Should+Be+Being+O+Adv
I should be being a art director if i did work at Pixar studio.
-
S+Would/Should+Not+Be+Being+O+Adv
I should not be being a art director if i did work at Pixar studio.
?
Would/Should+S+Be+Being+O+Adv
should you be being a art director if i did work at Pixar studio.
           
Bentuk Verbal
Form
Pattern
Example
+
S+Would/Should+Be+V-ing+O+Adv
They would have been waitingthe rendering for two hours by last night.
-
S+Would/Should+Not+Be+V-ing+O+Adv
They would have been waitingthe rendering for two hours by last night.
?
Would/Should+S+Be+V-ing+O+Adv
would They have been waitingthe rendering for two hours by last night?

3        PAST FUTURE PERFECT TENSE
   Past Future Perfect Tense digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang akan sudah selesai pada waktu lampau atau menyatakan   pengandaian yang tidak mungkin terjadi karena syaratnya sudah pasti tidak akan terpenuhi.
            Bentuk Nominal
Form
Pattern
Example
+
S+Would/Should+Have+Been+O+Adv
I should have been at Studio if they had invited me.
-
S+Would/Should+Not+Have+Been+O+Adv
I should not have been at Studio if they had not invited me.
?
Would/Should+S+Have+Been+O+Adv
should you have been at Studio there if they had invited me ?
            Bentuk Verbal
Form
Pattern
Example
+
S+Would/Should+Have+V3+O+Adv
She would have come here if she had called him
-
S+Would/Should+Not+Have+V3+O+Adv
She wouldn’t have come here if she had not calledhim
?
Would/Should+S+Have+V3+O+Adv
would she have come here if she had called him ?

16.       PAST FUTURE PERFECT CONTINUOUS TENSE
Past Future Perfect Continuous Tense digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang akan sedang berlangsung.
            Bentuk Nominal
Form
Pattern
Example
+
S+Would/Should+Have+Been+Being+O+Adv
I should have been being an art director by studying animation.
-
S+Would/Should+Have+Not+Been+Being+O+Adv
I should’nt have been being art director by studying animation.
?
Would/Should+S+Have+Been+Being+O+Adv
Should you have been being art director by studying animation?
            Bentuk Verbal
Form
Pattern
Example
+
S+Would/Should+Have+Been+V-ing+O+Adv
My boyfriend would have been giving flower at this hour yesterday morning
-
S+Would/Should+Not+Have+Been+V-ing+O+Adv
My boyfriend would not have been giving flower at this hour yesterday morning
?
Would/Should+S+Have+Been+V-ing+O+Adv
would My boyfriend have been giving flower at this hour yesterday morning?